Assignment 6

Pertanyaan : kerjakan latihan 6, sertakan buktinya

Status : Berhasil

Keterangan : Sudah mengerjakan latihan 6

Pembuktian :

1.Berikut adalah jenis aktiva tetap yang umurnya terbatas dan apabila sudah habis masa penggunaannya bisa diganti adalah :

aTanah
b. Mesin

c. Kendaraan

d. b & c benar

e. a & b benar

2. Aktiva tetap dapat diperoleh dengan cara berikut ini, :

a. Pembelian tunai
b. Ditukar dengan modal
c. Ditukar dengan aktiva tetap yang lain
d. a & c benar
e. a & b benar

3. Pengeluaran-pengeluaran untuk mendapatkan manfaat yg hanya dirasakan dalam tahun yang bersangkutan, disebut:

a. Pengeluaran modal.    
b. Pengeluaran pendapatan
c. Capital expenditures

d. Expense

e. Cost

4. PT. Melalang Buana menggunakan penyusutan kendaraan motor dengan metode garis lurus. Kendaraan motor yang harga perolehan Rp 10.000.000 dan umur ekono mis 4 tahun dengan nilai sisa Rp 2.000.000,-. Besarnya penyusutan setiap tahun atas kendaraan motor adalah:

a. Rp 3.000.000
b. Rp 4.000.000.
c. Rp 15.000.000

d. Rp 2.000.000

e. Rp. 1.000.000

5. Penilaian aktiva tetap yg akan dilaporkan dlm neraca adlh :

a. Sebesar harga perolehan
b. Sebesar harga perolehan – By. Penyusutan
c. Sebesar Nilai Buku
d. Sebesar harga perolehan – Akm. Amortisasi 
e. Sebesar nilai kas

 

 

Assignment 6

1. Berikut adalah jenis aktiva tetap yang umurnya terbatas dan apabila sudah habis masa penggunaannya bisa diganti adalah :
a. Tanah     d. b & c benar
b. Mesin     e. a & b benar
c. Kendaraan

2. Aktiva tetap dapat diperoleh dengan cara berikut ini, :
a. Pembelian tunai
b. Ditukar dengan modal
c. Ditukar dengan aktiva tetap yang lain
d. a & c benar
e. a & b benar

3. Pengeluaran-pengeluaran untuk mendapatkan manfaat yg hanya dirasakan dalam tahun yang bersangkutan, disebut:
a. Pengeluaran modal.          d. Expense
b. Pengeluaran pendapatan  e. Cost
c. Capital expenditures

4. PT. Melalang Buana menggunakan penyusutan kendaraan motor dengan metode garis lurus. Kendaraan motor yang harga perolehan Rp 10.000.000 dan umur ekono mis 4 tahun dengan nilai sisa Rp 2.000.000,-. Besarnya penyusutan setiap tahun atas kendaraan motor adalah:
a. Rp 3.000.000   d. Rp 2.000.000
b. Rp 4.000.000.  e. Rp. 1.000.000
c. Rp 15.000.000

5. Penilaian aktiva tetap yg akan dilaporkan dlm neraca adlh :
a. Sebesar harga perolehan
b. Sebesar harga perolehan – By. Penyusutan
c. Sebesar Nilai Buku
d. Sebesar harga perolehan – Akm. Amortisasi 
e. Sebesar nilai kas

Assignment 5

Pertanyaan : kerjakan latihan 5, sertakan buktinya

Status : Berhasil

Keterangan : Sudah mengerjakan latihan 5

Pembuktian :

1. Metode laba bruto biasanya digunakan untuk menentukan persediaan dalam keadaan, kecuali :

a.Menaksir persediaan utk penyusunan laporan keuangan jangka pendek
b.Mengawasi mutasi barang
c.Menaksir persediaan barang yang rusak
d.Mempercepat perhitungan fisik
e.a, b & c benar benar

2. Berikut adalah data yang terjadi Pada PT Ambarsari sbb :
Persediaan awal 200 unit @ Rp 10
.Pembelian 300 unit @ Rp 15
Pembelian 300 unit @ Rp 20
Penjualan 600 unit
Apabila penetapan harga pokok menggunakan metode LIFO, maka persediaan akhir, adalah:

a. Rp 2000
b. Rp. 3000

c. Rp 3500

d. Rp 4.000

e. Rp. 1.000

3. Berikut adalah metode penentuan harga pokok persediaan yang akan dilaporkan ke dalam neraca :

a. FIFO
b. LIFO

c. Rata-rata

d. Metode Harga Eceran

e. a,b, c benar

4. Sesuai dgn SAK maka persediaan brg akan dicantumkan dalam neraca sebesar :

a. Harga Pokok).  

b. Harga Jual

c. Harga Pasar

d. Harga Buku

e. Hrg Valas

5. Rumus menghitung nilai bersih yang dapat direalisasi ( Batas Max ) persediaan adalah :
a. Taksiran Harga jual – Biaya Penjualan
b. Taksiran Harga jual + Biaya Penjualan
c. Nilai bersih – laba normal
d. Nilai bersih + laba normal
e. Nilai bersih x laba normal

 

Assignment 5

1. Metode laba bruto biasanya digunakan untuk menentukan persediaan dalam keadaan, kecuali :
a.Menaksir persediaan utk penyusunan laporan keuangan jangka pendek
b.Mengawasi mutasi barang
c.Menaksir persediaan barang yang rusak
d.Mempercepat perhitungan fisik
e.a, b & c benar benar

2. Berikut adalah data yang terjadi Pada PT Ambarsari sbb :
Persediaan awal 200 unit @ Rp 10
.Pembelian 300 unit @ Rp 15
Pembelian 300 unit @ Rp 20
Penjualan 600 unit
Apabila penetapan harga pokok menggunakan metode LIFO, maka persediaan akhir, adalah:
a. Rp 2000 c. Rp 3500           e. Rp. 1.000
b. Rp. 3000 d. Rp 4.000

3. Berikut adalah metode penentuan harga pokok persediaan yang akan dilaporkan ke dalam neraca :
a. FIFO         d. Metode Harga Eceran
b. LIFO         e. a,b, c benar
c. Rata-rata

4. Sesuai dgn SAK maka persediaan brg akan dicantumkan dalam neraca sebesar :
a. Harga Pokok).    c. Harga Pasar e. Hrg Valas
b. Harga Jual d. Harga Buku

5.Rumus menghitung nilai bersih yang dapat direalisasi ( Batas Max ) persediaan adalah :
a. Taksiran Harga jual – Biaya Penjualan
b. Taksiran Harga jual + Biaya Penjualan
c. Nilai bersih – laba normal
d. Nilai bersih + laba normal
e. Nilai bersih x laba normal